Skripsi Gratis Jurnal Online STMIK AKBA STMIK AKBA YouTube LinkedIn Facebook Twitter Google+ RSS Desain Login

Kamis, 16 Februari 2012

Melihat Port dan Service yang Terbuka

Pada postingan kali ini kita akan membahas cara menutup port tertentu, kali ini saya akan mencoba membahas mengenai lebih jauh cara mengehui, membuka ataupun menutup port tertentu baik secara manual maupun melalui software.

Cara pertama untuk bisa mengetahui port yang terbuka pada system kita (windows) adalah dengan menggunakan fasilitas netstat melalui prompt command line. Caranya adalah aktifkan ke MSDOS dan :
C:cd windows
C:windows > Netstat
Untuk dapat mendapatkan informasi yang beragam dari perintah ini, silahkan gunakan helpnya dengan cara :
C:WINDOWS > netstat /?
Beberapa option yang dapat anda gunakan :
-a Menampilkan semua koneksi dan port yang sedang listening. (koneksi sisi Server secara normal tidak ditampilkan).
-e Menampilkan statistik Ethernet. Hal ini dapat dikombinasikan dengan option -s.
-n Menampilkan alamat dan nomor port dalam format numerik.
-p proto Menampilkan koneksi untuk protocol yang ditentukan dengan proto; proto dapat berupa tcp atau udp. Jika digunakan dengan
-s option untuk menampilkan statistik per-protocol, proto dapat berupa tcp, udp, atau ip.
-r Menampilkan isi dari tabel routing.
-s Menampilkan statistik per-protocol. Secara defaultnya, statistik ditampilkan untuk TCP, UDP dan IP; untuk -p.

Cara kedua adalah dengan menggunakna fasilitas service dari window. Misalnya nntuk melakukan koneksi melalui fasilitas telnet(port 23), terlebih dahulu pada komputer yang akan diremote (192.168.1.4) dijalankan dulu service telnet-nya. jika ia menggunakan Sistem Operasi Windows XP, cara mengaktifkannya adalah : Start => Control Panel => Administrative tools =>Services.

Anda bisa melihat daftar service/port yang terbuka ataupun yang tertutup. Untuk melihat service telnet yg ada di pc anda, cari telnet, lihat statusnya. Jika statusnya adalah started berarti port untuk ternet di pc anda terbuka, berarti pc anda sudah siap untuk diremote oleh orang lain. Untuk mencegahnya yaitu dengan mendisable telnet anda dengan cara :
Click kanan di service telnet, pilih properties, ubah startup type menjadi disable. Untuk mengaktifkannya kembali ubah startup type menjadi manual atau automatic.

Cara ketiga yang merupakan alternatif lebih mudah yang bisa kita gunakan untuk membuka/menutup port terbuka adalah dengan menggunakan sebuah aplikasi portable kecil yang bernama CurrPorts. Anda bisa downloadnya di sini. Jika anda memerlukan daftar port yang ada silahkan download di sini.

Silahkan anda jalankan program ini terlebih dahulu. Agar sebuah port terbuka, maka harus ada aplikasi yang berjalan dibelakangnya. Untuk menutup port yang bersangkutan, anda dapat klik kanan pada aplikasi yang bersangkutan lalu memilih opsi ‘Close selected TCP Connections’ atau ‘Kill processes of selected port’. Perlu anda ingat bahwa tool kecil ini mematikkan aplikasi yang berjalan tidak secara permanen sehingga setiap kali anda restart maka port yang anda tutup sebelumnya akan terbuka kembali.

Semoga Bermanfaat.!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Kami Dengan Sangat Mengutuk Komentar Spam !