Lowongan Kerja Skripsi Gratis Jurnal Online STMIK AKBA STMIK AKBA YouTube LinkedIn Facebook Twitter Google+ RSS Desain Login

Sabtu, 04 Agustus 2012

Membangun software soal ujian masuk untuk Sekolah Menengah Umum dengan menggunakan Microsoft Visual Basic 6.0

Dalam dunia pendidikan di Indonesia sekarang ini, untuk setiap siswa yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya ketingkat yang lebih tinggi, seperti dari Sekolah Lanjutan Tingkat Pertama (SLTP) ke Sekolah Menengah Umum (SMU), harus melalui proses seleksi ujian masuk yang cukup ketat, selain dari ujian pada akhir jenjang pendidikan pada sekolah sebelumnya. Hal ini berbeda dengan waktu-waktu sebelumnya, ketika sistem NEM (Nilai Ebtanas Murni) belum dihapuskan oleh pemerintah yaitu pada tahun ajaran 2002 / 2003. Dengan adanya hal tersebut diatas, setiap lembaga pendidikan, setiap awal tahun ajaran baru harus menyiapkan lembaran soal ujian untuk proses penyaringan siswa baru yang akan melanjutkan pendidikannya pada sekolah tersebut.
Hal ini menyebabkan pihak sekolah harus mengeluarkan anggaran biaya untuk pengadaan lembar soal ujian dan lembar jawaban soal yang jumlahnya tidak sedikit, serta waktu yang cukup lama untuk proses pemeriksaan hasil ujian tersebut. Dengan adanya permasalahan tersebut dan dengan semakin memasyarakatnya sistem jaringan komputer lokal, penulis mengusulkan suatu software/perangkat lunak yang digunakan pada saat seleksi ujian masuk siswa baru. Dengan software/perangkat lunak ini, soal ujian tidak lagi disajikan dalam bentuk lembaran kertas, tetapi di sediakan dalam bentuk program komputer yang terhubung kedalam jaringan, sehingga akan lebih menghemat biaya dan menghemat waktu pemeriksaan, sebab proses pemeriksaan hasil ujian dilakukan secara terkomputerisasi dan soal dapat digunakan kembali tanpa atau dengan pembaharuan terlebih dahulu.
Dengan mengkombinasikan metoda secara menyeluruh untuk semua tahapan dalam pengembangan perangkat lunak merupakan alat yang lebih baik untuk mengotomatisasi metode ini; mengimplementasikan software yang lebih baik; teknik yang lebih baik untuk jaminan kwalitas perangkat lunak; dan suatu filosofi untuk koordinasi, kontrol, dan pengelolaan, kita dapat mencapai suatu disiplin untuk pengembangan perangkat lunak disiplin ini dikenal dengan nama rancangbangun perangkat lunak (Software Engineering). Istilah Software Engineering merupakan proses pengembangan perangkat lunak yang merupakan subsistem dari pengembangan sistem informasi.
Rancang-bangun perangkat lunak merupakan suatu pertumbuhan diluar perangkat keras dan rancang-bangun sistem yang meliputi tiga kunci pokok yaitu : cara, alat dan prosedur yang memungkinkan manajer untuk mengendalikan proses pengembangan software dan menyediakan praktisi dengan tujuan untuk membangun perangkat lunak yang berkualitas. Metoda rancang-bangun perangkat lunak menyediakan cara teknis "bagaimana cara" untuk membangun perangkat lunak, caranya meliputi suatu rangkaian tugas yang meliputi: perencanaan proyek dan penilaian; analisa sistem dan software yang dibutuhkan; perancangan struktur data, perancangan program, dan algoritma program; pengkodean; pengujian; dan pemeliharaan.
Alat rancang-bangun perangkat lunak menyediakan pendukung semiotomatis atau otomatis untuk mendukung suatu metode. Alat yang telah ada untuk mendukung masing-masing metoda diatas, ketika peralatan sudah terintegrasi sedemikianrupa sehingga informasi yang diciptakan oleh satu alat dapat digunakan oleh alat yang lain, suatu sistem untuk menunjang pengembangan software, dikenal dengan nama Computer-Aided Software Engineering (CASE). CASE mengkombinasikan perangkat lunak, perangkat keras dan suatu rancangbangun perangkat lunak data base (suatu struktur data yang berisi informasi penting tentang analisa, disain, kode dan pengujian) untuk menciptakan suatu lingkungan rancang-bangun perangkat lunak yang dapat disamakan menjadi CAD/CAE (Computer-Aided Design/Engineering) untuk perangkat keras.


Password :   CqwYJXiO

1 komentar:

Rony Rastafara mengatakan...
Komentar ini telah dihapus oleh administrator blog.